Your address will show here +12 34 56 78
Investasi di Aceh
Detail
Peraturan & Kebijakan
Detail
Tahapan Investasi
Detail
Pelayanan Perizinan
Detail
Penanaman Modal sebagai
salah-satu Urusan Wajib
yang diprioritaskan

Prioritas Investasi Aceh berdasarkan Rencana Pembangunan
Jangka Menengah Aceh (RPJMA) Tahun 2012-2017

  1. Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan dan Kelautan (agro industri)

  2. Infrastruktur dan Energi

  3. Pengembangan Pariwisata

  • Logo Invest in Aceh
Visi

Terwujudnya Aceh sebagai Daerah Investasi Utama Tahun 2017 melalui Pelayanan Terpadu yang Prima

  • Logo DPMPTSP Aceh
Misi

 

  1. Meningkatkan percepatan reformasi birokrasi bidang penanaman modal.
  2. Membentuk citra Aceh sebagai daerah tujuan utama investasi.
  3. Melaksanakan integrasi perencanaan dan pengendalian penanaman modal dengan Pemerintah, Pemerintah Aceh, pemerintah kabupaten/kota, swasta, perbankan, Akademisi dan masyarakat.
  4. Meningkatnya kualitas pelayanan perizinan dan non perizinan.

 

Tujuan
  1. Meningkatkan efektifitas promosi dan kualitas pelayananpenanaman modal. Meningkatkan iklim investasi dan realisasi investasi.
  2. Meningkatkan kualitas perencanaan bidang penanaman modal.
  3. Terwujudnya pelayanan perizinan dan non perizinan yang prima.
  4. Terciptanya aparatur pelayanan yang bersih dan berwibawa.

 

Sasaran
  1. Meningkatnya jumlah penanam modal.
  2. Meningkatnya realisasi investasi.
  3. Tercapainya perencanaan bidang penanaman modal yang komprehensif. Meningkatnya kualitas pelayanan perizinan dan non perizinan.
  4. Meningkatnya kualitas Sumber Daya Aparatur terhadap pemahaman perizinan dan non perizinan.

 

  1. Jumlah penanam modal asing/dalam negeri.

  2. Jumlah nilai rencana investasi berskala nasional.

  3. Kenaikan nilai realisasi penanaman modal.

  4. Rasio daya serap tenaga kerja.

  5. Persentase penyelesaian permasalahan bidang penanaman modal.

  6. Nilai Indeks kepuasan masyarakat bidang pelayanan perizinan dan non perizinan.

  7. Persentase penyelesaian kasus pengaduan pelayanan perizinan dan non perizinan.

  8. Jumlah dokumen izin dan non izin yang diterbitkan.

Sasaran 1 : Meningkatnya jumlah kegiatan penanaman modal.

Strategi

  1. Peningkatan kuantitas dan kualitas infrastruktur penanaman modal;
  2. Peningkatan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia penanaman modal;
  3. Reposisi aparatur sesuai kompetensi yang dimiliki; dan
  4. Penerapan berbagai metode dan peningkatan kualitas isi promosi penanaman modal.

Kebijakan

  1. Persebaran penanaman modal di seluruh Aceh;
  2. Peningkatan kualitas tenaga kerja lokal; dan
  3. Promosi penanaman modal yang difokuskan pada detailed plan.

Sasaran 2 : Meningkatnya nilai rencana investasi.

Strategi

  1. Penelaahan dan perumusan regulasi bidang penanaman modal yang menarik bagi calon investor potensial;
  2. Peningkatan sosialisasi regulasi yang terkait dengan penanaman modal;
  3. Peningkatan pemantauan dan pembinaan pelaporan kegiatan penanaman modal;
  4. Pengkajian komoditas unggulan dan kawasan-kawasan investasi.

Kebijakan

  1. Perbaikan iklim penanaman modal;
  2. Fokus pada pengembangan agroindustri, infrastruktur, energi, industri manufaktur, pariwisata, dan ekonomi berbasis ilmu pengetahuan;
  3. Penanaman modal yang berwawasan lingkungan;
  4. Fasilitasi koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM);
  5. Pemberian fasilitas, insentif, dan kemudahan perizinan dan non-perizinan.

Sasaran 3 : Tercapainya perencanaan bidang penanaman modal yang komprehensif.

Strategi

  1. Peningkatan koordinasi antar lembaga pemerintah lintas sektoral;
  2. Perencanaan bidang penanaman modal yang komprehensif; dan
  3. Peningkatan kualitas dan kuantitas data bidang penanaman modal.

Kebijakan

  1. Konsolidasi dan sinkronisasi perencanaan penanaman modal di tingkat Nasional, Provinsi, dan Kabupaten/Kota.

Sasaran 4 : Meningkatnya kualitas pelayanan perizinan dan non perizinan.

Strategi

  1. Deregulasi perizinan dan non perizinan;
  2. Peningkatan kualitas dan kuantitas layanan perizinan dan non-perizinan;
  3. Peningkatan koordinasi antar lembaga pemerintah lintas sektoral dalam hal perizinan dan non perizinan;
  4. Penerapan merit system bagi aparatur bidang penanaman modal;
    Peningkatan kompetensi aparatur bidang pananaman modal.

 Kebijakan

  1. Peningkatan indeks kepuasana masyarakat dalam pelayanan perizinan dan non-perizinan;
  2. Pemberian reward bagi aparatur yang berprestasi;
  3. Seleksi yang terbuka terhadap aparatur layanan perizinan dan non perizinan;
  4. Pemberian pendidikan dan pelatihan teknis bagi petugas
Peluang Investasi

  • AGRO INDUSTRI
  • PARIWISATA
  • INFRASTRUKTUR & ENERGI
  • KAWASAN INDUSTRI

Detail Plan

Detail Plan Profile Investasi Aceh.


Baca

Layanan Online

Silahkan gunakan menu Layanan Online untuk memilih jenis layanan.


Detail

TESTIMONIAL

  • Aceh is province which is growing in economic aspect after tsunami and MOU treaty. Aceh as an region that start a new age from a long conflict and tsunami, has opened many business opportunities. There are a lot of chances can be developed such as mining, agriculture, forestry and others business, since its angulation on 19 September 2006 Hermes Palace Hotel Banda Aceh has increasing its income occupancy. Aceh Government has always supported to help either domestic or foreign investor to invest and develop Aceh. "Therefore, there is no excuse not to invest in Aceh".
    Octowandi. Hermes Palace Hotel Banda Aceh
  • Since 2007 Medco has invest in order to develop Block A Gas Field in East Aceh and until the present moment. Aceh government, East Aceh Regency, Acehnese People and Stock Holders of Aceh government have also fully support Medco to obstacles happened during the implementation of investment. "We do hope this there support and cooperation can be increased significantly in the future time, hence the all investor will certainly feel pleased and confident to invest Aceh".
    Herman Husein